Skip navigation

Pada zaman Ahasyweros—dialah Ahasyweros yang merajai seratus dua puluh tujuh daerah mulai dari India sampai ke Etiopia—, pada zaman itu, ketika raja Ahasyweros bersemayam di atas takhta kerajaannya di dalam benteng Susan, pada tahun yang ketiga dalam pemerintahannya, diadakanlah oleh baginda perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya; tentara Persia dan Media, kaum bangsawan dan pembesar daerah hadir di hadapan baginda.  Di samping itu baginda memamerkan kekayaan kemuliaan kerajaannya dan keindahan kebesarannya yang bersemarak, berhari-hari lamanya, sampai seratus delapan puluh hari.  Setelah genap hari-hari itu, maka raja mengadakan perjamuan lagi tujuh hari lamanya bagi seluruh rakyatnya yang terdapat di dalam benteng Susan, dari pada orang besar sampai kepada orang kecil, bertempat di pelataran yang ada di taman istana kerajaan.  Di situ tirai-mirai dari pada kain lenan, mori halus dan kain ungu tua, yang terikat dengan tali lenan halus dan ungu muda bergantung pada tombol-tombol perak di tiang-tiang marmar putih, sedang katil emas dan perak ditempatkan di atas lantai pualam, marmar putih, gewang dan pelinggam.  Minuman dihidangkan dalam piala emas yang beraneka warna, dan anggurnya ialah anggur minuman raja yang berlimpah-limpah, sebagaimana layak bagi raja.
Adapun aturan minum ialah: tiada dengan paksa; karena beginilah disyaratkan raja kepada semua bentara dalam, supaya mereka berbuat menurut keinginan tiap-tiap orang. ( Esther 1:1-8 )

Ada saat dimana raja ingin unjuk kekuatan dan kekayaan. Semua diundang, bahkan pesta digelar berhari-hari. Semua bersukacita, semua merdeka, semua meluap dalam kegirangan.

Syarat pesta cuma satu: TIDAK DENGAN PAKSA

Wow, mengapa ditegaskan ada aturan itu? Bukankah didalam pesta memang seharusnya semua bebas menikmati tanpa harus dipaksa-paksa?

Ternyata dibuatnya aturan itu karena memang ada yang terpaksa di dalam menikmati pesta. Ini adalah gambaran Tuhan kepada gerejaNya.

Tuhan menjanjikan dan menyediakan segala kuasa, damai sejahtera dan berkat yang berkelimpahan atas kita. Tuhan yang menjamin akan selalu ada perlindungan dan pertolongan. Jangan takut kekurangan atau kehabisan karena semua lebih dari cukup.

Tuhan bukan Raja yang lalim. Dia menjamin kehidupan seluruh warga negara Kerajaan Sorga. Kemuliaan Raja yang menjadi taruhannya. Sang Raja akan menjaganya dengan segala kekuatan dan keperkasaanNya.

Dia tidak ingin, kita, sebagai warganegara dari Kerajaan yang dipimpinnya terlihat kumal, tidak ‘bersinar’, murung, sakit dan berbeban berat.

Seharusnya kita bergembira, seharusnya pula kita bersukacita. Apalagi yang kurang? Apalagi yang kita takutkan? Semua sudah Yesus jamin!

Tapi banyak dari kita yang tetap memilih untuk ‘terpaksa’  dalam mengikuti pestanya Tuhan. Ada yang tetap murung, sedih, dan bahkan putus asa.

Mereka melihat ada Air Kehidupan yang siap menyegarkan  kembali semangat yang pudar, namun mereka enggan untuk meminumnya.

Mereka melihat Roti Kehidupan yang bisa memulihkan kondisi yang lemah, namun mereka enggan untuk memakannya.

Sepertinya telah tertanam kuat-kuat dalam pikiran mereka bahwa ikut Tuhan memang sudah seharusnya selalu menderita, sebagai tanda bahwa kita sungguh-sungguh mengikut Dia.

Apa memang benar itu yang Tuhan mau? kalau memang Tuhan mau kita menderita dan susah terus menerus, tentunya Dia tidak akan menggelar pesta, tapi Dia akan menggelar perkabungan di padang gurun yang gersang. Pasir menggantikan air, tulang belulang menggantikan daging dan sayuran segar.

Jelas sudah bahwa sesungguhnya di dalam hidup ini Tuhan mau agar kita hidup dengan merdeka, sukacita dan penuh dengan kebanggaan kepada Sang Raja.

Tapi Tuhan menghormati pilihan manusia. Kehendak bebas manusia tidak pernah dilanggarNya. Tuhan tidak pernah memaksa kita untuk menikmati pestaNya. Tidak dengan paksa adalah sebuah pilihan.

Mau? mau? mau?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: