Skip navigation

Dalam kehidupan ini seringkali tanpa disadari kita dikelilingi oleh orang-orang yang kebanyakan tidak kita kenali yang menggiring kita atau bahkan mengangkat derajat kehidupan kita menuju kesuksesan.

Kita terlalu sempit berpikir bahwa kesuksesan selalu melulu karena diri kita sendiri. Padahal ada invisible man yang menjadi faktor penentu kesuksesan kita. Dengan menyadari kehadiran mereka atas hidup kita sebetulnya akan membuat kita rendah hati.

“Pada suatu hari beberapa ekor keledai milik Kish hilang. Sebab itu berkatalah Kish kepada Saul, “Bawalah salah seorang pelayan, dan carilah keledai-keledai itu.” (1 Samuel 9:3 – BIS)

Saul punya tugas mencari keledai-keledai bapaknya yang hilang. Saul disuruh juga membawa seorang pelayan untuk mendampingi dirinya. Seorang pelayan yang sangat biasa, bahkan namanya saja tidak disebutkan di Alkitab.

Banyak dari kita menganggap enteng mereka-mereka yang terlihat sangat biasa. Nama mereka tidak pernah terucap di mimbar-mimbar, bahkan kalau kita cari di mesin pencari internet juga tidak akan pernah ditemukan.

Namun ketika Saul mulai putus asa, karena dia tidak bisa menemukan keledai-keledai bapaknya, si pelayan yang “biasa” inilah yang memberikan Saul semangat untuk meneruskan pencariannya. Bukan hanya itu, sang pelayan itu bahkan mau membayar harga untuk berjumpa dengan pelihat (nabi) yang bisa memberitahu dimana keledai-keledai ayahnya Saul berada.

Pelayan ini sekalipun secara jabatan adalah jabatan yang rendah dimata banyak orang, namun dia tetap mengerjakan tugasnya lebih dari yang diminta. Pelayan ini memiliki spirit yang ekselen. Dengan semangat yang seperti inilah pelayan itu bisa membawa pengaruh yang luarbiasa kepada tuannya yang sedang putus asa.

Dari hal ini kita bisa mengambil nilai-nilai kehidupan yang baik. Jika kita sukses jangan pernah lupakan bahwa kesuksesan kita ditopang dan didukung oleh banyak orang-orang di sekeliling kita (sopir, pembantu, asisten, staf, dan sebutkan banyak lagi lainnya). Sementara jika kita adalah seorang yang masih “biasa” menurut pandangan banyak orang, jangan kecil hati, karena tanpa kita sadari kita menjadi faktor kunci kesuksesan orang lain. Kita tidak akan pernah kehilangan upahnya dari Tuhan.

Tetaplah bersemangat dalam posisi dimanapun saat ini kita berada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: