Skip navigation

Tuhan pernah memberikan saya sebuah mimpi. Saya melihat ada seorang peniup sophar di tengah-tengah ibadah KKR yang dihadiri ribuan orang. Ketika peniup itu ingin meniup sopharnya ternyata tidak ada suara yang keluar, atau kalaupun keluar hanya kecil dan terdengar hampa atau bahkan terdengar sumbang.

Ketika saya terbangun, Tuhan membuat saya terus menginagt mimpi tersebut hingga melalui Roh Kudus Tuhan mulai tuntun saya untuk melihat Yesaya 58:1 :”Serukanlah kuat-kuat , janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukan kepada umatKu pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka.”

Tugas kita sebagai generasi baru yang Tuhan bangkitkan di akhir jaman adalah untuk menyerukan dengan kuat-kuat tanpa ditahan-tahan SUARA KEBENARAN bagaikan suara sangkakala!

Ada banyak orang dari generasi ini berusaha untuk mengeluarkan suara kebenaran dari hidup mereka tapi banyak yang ketahan atau tidak leluasa menyampaikan kebenaran itu. Bahkan banyak dari mereka yang menyalahkan instrumennya (kegerakan, wadah pelayanan, dll)

Seharian ini saya tanya sama Tuhan, mengapa banyak suara kebenaran yang tidak terdengar dari anak-anak Tuhan? Roh Kudus memberikan pengertian bahwa penyebab dari tidak keluarnya suar kebenaran itu dikarenakan karena:

1. Tertuduh oleh perbuatan dosanya sendiri.

Dalam Wahyu 12:11 diakatakan bahwa kemenangan kita atas kuasa kegelapan/iblis ada 2 faktor:
a. Penebusan melalui darah Anak Domba
b. Perkataan KESAKSIAN kita

Bagaimana perkataan kesaksian kita bisa membawa orang-orang kepada pertobatan? ketika kita sendiri telah hidup di dalam kebenaran, sehingga orang-orang tidak lagi melihat cela dalam hidup kita. Sehingga kita dengan leluasa memberitakan kebenaran yang telah kita hidupi tersebut. Selain itu kita juga terlepas dari tuduhan-tuduhan iblis. (lihat 1 Timotius 3:8-13)
Misal: bila kita mengajak orang untuk jujur, sudahkah kita sendiri hidup dalam kejujuran? Kalau kita sendiri ternyata hidup didalam dusta, iblis bisa menaruh tuduhan dalam diri kita dengan mengatakan kita seorang munafik.

2. Tidak melatih dirinya dengan baik

Sama seperti orang meniup sophar, maka kitapun dalam menyerukan kebenaran harus melatih diri kita setiap hari. Jika kita gagal melakukan kebenaran Firman Tuhan hari ini, jangan putus asa, tapi kita harus terus memperjuangkannya sehingga kebenaran itu menjadi satu dengan diri kita. Minta Roh Kudus memampukan kita setiap hari, karena kita tidak mungkin hidup dalam kebenaran melalui kekuatan kita sendiri (lihat 1 Korintus 9:27). Contoh: Cara melatih penyangkalan dari diri kita adalah dengan berpuasa, cara melatih otot-otot manusia rohani kita adalah dengan berbahasa Roh secara intens dan rutin, cara melatih pikiran kita agar memiliki pikiran Kristus adalah dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari.

3. Tidak fokus

Suatu kali ketika berlatih meniup terompet dan atau flute, saya dituntut untuk konsentrasi kepada instrumen yang saya mainkan. Ketika saya tidak fokus sebentar saja, maka saya bisa dengan mudah memainkan nada yang sangat sumbang dan tidak enak terdengar di telinga.

Demikian juga dengan kita, ketika kita ingin agar suara kebenaran itu tidak sumbang, kita harus fokus dengan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita. Jangan iri dengan orang lain yang mungkin mengerjakan pekerjaan yang lebih banyak dari kita. Fokuskan saja diri kita untuk melakukan apa yang Tuhan suruh.

Terkadang kita ingin melakukan banyak hal dan mngatasnamakan Tuhan, padahal Tuhan sendiri tidak pernah memerintahkan dirinya untuk melakukan hal-hal tersebut. Akibatnya kita bisa menjadi sangat kelelahan dalam pelayanan, dan menjadi mudah sakit, tertekan, dan bahkan tidak sedikit yang kecewa dengan Tuhan. (lihat Yesaya 28:12-13)

Masuk dalam tempat perhentian. Tanya Tuhan setiap hari apa yang harus kita kerakan HARI INI. Apa janji Tuhan HARI INI yang akan Dia berikan. Sedikit demi sedikit, setahap demi setahap, sehari demi sehari, nanti kita akan melihat bahwa ternyata kita sudah melakukan hal-hal yang luarbiasa bersama dengan Tuhan!

One Comment

  1. sangat memberkati dan membangun kak..mksh.
    Gbu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: